Historiografi Tarekat: Pengaruh Gerakan Tarekat Di Dunia Islam Dan Indonesia Serta Pembagian Aliran-Aliran Tarekat
Doni Arief Doni
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan historis, pengaruh, dan klasifikasi tarekat Sufi (Tarekat) di dunia Islam dan Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan riset pustaka, studi ini menemukan bahwa institusionalisasi Tarekat muncul secara sistematis sekitar abad ke-12 M sebagai respons terhadap kemerosotan multidimensional dunia Islam setelah jatuhnya Kekhalifahan Abbasiyah. Secara internal, fenomena ini didorong oleh kebutuhan psikologis manusia akan komunitas dan tokoh-tokoh karismatik, sedangkan secara eksternal, dipicu oleh fragmentasi politik dan invasi Mongol. Pengaruh Tarekat bersifat dualistik: di satu sisi, membawa dampak negatif seperti risiko kultus kepribadian yang berlebihan ( ghuluw ) dan isolasi sosial; di sisi lain, Tarekat memberikan kontribusi positif yang signifikan sebagai agen utama penyebaran Islam secara damai (terutama di Nusantara), pembentukan sistem pendidikan pesantren , jaringan ekonomi, dan perlawanan terhadap kolonialisme. Di Indonesia, Tarekat berhasil berakulturasi dengan budaya lokal dan memperkuat struktur sosial-religius kesultanan. Berdasarkan legitimasi ilmiah dan kejelasan silsilah (garis keturunan) yang terhubung dengan Nabi Muhammad SAW, aliran Tarekat diklasifikasikan menjadi dua: mu'tabaroh (sah) dan ghairu mu'tabaroh (haram). Pemahaman ini sangat penting untuk menjaga kemurnian praktik Sufi yang tetap sejalan dengan syariat Islam.
Keywords
Daftar Pustaka (References) 8
- Bakhtiar, Amsal. Filsafat Agama. Jakarta: Logos, 1999.
- HAMKA. Tasawuf: Perkembangan dan Pemurniannya. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1994.
- Mulyati, Sri, dkk. Mengenal & Memahami Tarekat-Tarekat Muktabarah di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2004.
- Proyek Pembinaan Perguruan Tinggi IAIN SU. Pengantar Ilmu Tasawuf 1981/1982. Medan: IAIN Sumatera Utara, 1981/1982.
- Schimmel, Annemarie. Dimensi Mistik Dalam Islam. Diterjemahkan oleh Sapardi Djoko Damono dkk. (Judul asli: Dimensi Mistik Islam). Jakarta: Pustaka Firdaus, 1986.
- Schuon, Frithjof. Prosesi Ritual Menyingkap Tabir Mencari Yang Inti. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo Budhi Santoso. (Judul asli: Tasawuf: Kerudung & Intisari). Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2002.
- Shihab, Alwi. Islam Sufistik: Islam Pertama dan Pengaruhnya hingga Kini di Indonesia. Bandung: Mizan, 2002.
- Siregar, Rivay. Tasawuf: Dari Sufisme Klasik ke Neo-Sufisme. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1999.